Narkoba , Seks Dan Yakuza Di Kehidupan Malam Nagoya

Narkoba

Tingkat peredaran narkoba di Jepang memang termasuk sangat terbatas. Akan tetapi menurut cerita tingkat harga jual eceran di jalanan yang bisa mencapai ratusan  kali dari harga modal membuat bisnis ini memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan walaupun dalam jumlah yang tidak terlalu banyak sekali pun.

Dibandingkan dengan negara-negara lain, tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Jepang sendiri tergolong sangat rendah. Peredarannya sangat terbatas dan biasanya hanya di kawasan bergelimang dosa seperti di Sakae ini. Dengan hampir tidak adanya narkoba “made in Japan”, maka para pecandu tergantung pada pasokan impor.

Red Light District

Wisatawan yang biasa berlibur ke suatu negara, biasanya bukan hanya ingin menikmati pemandangan alamnya saja, tapi ada hal lain salah satunya berkunjung ke tempat seperti Pink atau Red Light District ini.

Bisa diibaratkan, lokasi tersebut seperti di Dolly saat itu atau lantai 7 di hotel Alexis. Cuma bedanya, lokasi ini tertata rapih dan tidak memakai izin perhotelan.

Pink atau Red light district ini letaknya di kawasan Kabukicho, Shinjuku. Setiap wisatawan yang berkunjung ke sini memiliki beragam alasan.Unikya, di tempat ini nggak mengenal wisatawan wanita, pria atau lansia sekalipun, karena di tempat tersebut memang disediakan untuk wisata malam bagi segala usia serta jenis kelamin.

Yakuza

Jelas bukan seperti preman pasar biasa, Yakuza punya sejarah yang sangat panjang di Jepang. Anggota-anggota Yakuza bisa dikenali dari tato yang hampir menutupi hampir seluruh badannya. Tapi kalau tato-tato itu tertutup dengan baju panjang, kamu bakal susah membedakan anggota Yakuza dari warga Jepang biasa.

Artikel Terbaru dari  Daftar roulette casino 338a 

Apabila Anda memiliki komentar/pertanyaan, silahkan hubungi Costumer Service Kami 988Betonline melalui bantuan yang tersedia atau livechat langsung dengan kami.

SMS/Telp : +855 977 699 180
Whatsapp : 0812 91 8888 08
PIN BBM : D62477FB
Line : 988BET